Kota Islam

Sejarah dan Perkembangan Islam di Kota-Kota Dunia | Sejarah Kerajaan Islam | Sejarah Tokoh-tokoh Penyebar Islam | Sejarah Para Nabi dan Rasul | Sejarah Para Walisongo

Saturday, December 5, 2015

Yogi Ahmad Erlangga Ilmuwan Islam Yang Memecahkan Rumus Helmholtz

Yogi Ahmad Erlangga Ilmuwan Islam Yang Memecahkan Rumus Helmholtz

Selain Bj Habibie kini ada salah satu ilmuwan muslim asal Indonesia yang menjadi terkenal di seluruh dunia karena telah berhasi memecahkan rumus Helmholtz. Ia adalah Yogi Ahmad Erlangga, pria sederhana berjenggot panjang kelahiran Tasikmalaya 8 Oktober 1974. Ia berhasil memecahkan rumus matematika Persamaan Helmholtz yang selama ini membelenggu para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi yang selama 30 tahun tidak ada yang mampu memecahkannya.

Kini yogi menjadi buruan pengusaha dunia bisnis perminyakan dan universitas-universitas kelas dunia untuk hadir di kampus mereka untuk menggelar kuliah umum.

‘’Banyak pakar yang menghindari penelitian untuk memecahkan rumus Helmholtz ini karena memang sangat sulit dan rumit,’’ kata sarjana yang cum laude S1 dan S2 di ITB ini seperti dilansir Teropong Senayan, Sabtu (14/11/2015)

Saat melanjutkan S3-nya di Belanda, Yogi yang merupakan dosen penerbangan dari ITB, tertantang oleh perusahaan minyak Shell yang meminta bantuan DUT (Delft University of Technology) untuk memecahkan rumus Helmholtz. Beliaupun melakukan riset yang menghabiskan dana sekitar 6 milyar yang dibiayai oleh Shell. Dan hasilnyapun luar biasa, ia akhirnya dapat memecahkan rumus tersebut dan membuat dunia iptek tercengang sehingga ia mendapatkan banyak ucapan selamat dari universitas di Eropa, Israel dan USA.

Perusahaan minyak dunia pun sangat senang dengan hasil temuannya tersebut. Rumus yang ditemukan Yogi dapat 100 Kali lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi melalui gelombang elektromagnetik yang dipantulkan dari perut bumi dengan akurasi sangat tinggi.

Yang membuat kita patut bangga kepada Yogi adalah ia tidak mau mematenkan hasil temuannya. Padahal jika hasil temuannya itu dipatenkan maka ia akan mendapatkan pemasukan yang sangat besar. Selain itu ia juga menolak menamakan temuannya dengan nama Erlangga Equation. Ia mengatakan bahwa dengan mematenkan temuan ini justru akan menghambat perkembangan ilmu pengetahun selanjutnya. Thesis S3 yang disusun di Jurusan Matematika kampus yang sama di Delft, terpilih sebagai thesis terbaik di Belanda oleh MNC

“Saya ingin temuan ini dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena itu hak manusia. Hak ini bisa dijamin jika ilmu dimiliki publik dan bersifat open source ” kata Yogi.

Rumus yang ia temukan ini dapat diaplikasikan pada industri radar, penerbangan, kapal selam, penyimpanan data dalam blue ray disc (keping DVD super yang bisa memuat puluhan gigabyte data), dan aplikasi pada laser, serta ilmu lainnya yang berkaitan dengan gelombang elektromagnetik. Buku yang telah dibuatnya mengenai persamaan Helmholtz di Belanda sangat laris dalam waktu singkat.


Dr. Yogi Ahmad Erlangga yang sekarang menjabat sebagai Dosen di Alfaisal University, Riyadh, Arab Saudi ini mendapat julukan Habibie Muda. Yang mana dahulu, BJ Habibie menemukan rumus yang mampu mempersingkat prediksi perambatan retak hingga mendapat julukan Mr. Crack. Rumusnya pun banyak digunakan dalam industri penerbangan di berbagai negara, termasuk NASA di Amerika.

sumber referensi: http://www.icmi.or.id

Temukan informasi sejarah perkembangan islam, sejarah tokoh-tokoh islam, dan beberapa peninggalan sejarah islam di Kota Islam

Tinggalkan Komentar Anda

Back To Top