Kota Islam

Sejarah dan Perkembangan Islam di Kota-Kota Dunia | Sejarah Kerajaan Islam | Sejarah Tokoh-tokoh Penyebar Islam | Sejarah Para Nabi dan Rasul | Sejarah Para Walisongo

Thursday, November 26, 2015

Biografi Singkat Wong Fei Hung Seorang Ulama, Ahli Pengobatan dan Beladiri

Biografi Singkat Wong Fei Hung Seorang Ulama, Ahli Pengobatan dan Beladiri
Wong Fei Hung terkenal sebagai sosok yang ahli dalam kungfu. Ia merupakan seorang ahli bela diri legendaris dari China dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China. Kita dapat menyaksikan cerita Wong Fei Hung dalam film "Once Upon A Time in China" yang diperankan oleh aktor terkenal dari Hongkong, Jet Li.

Selain sebagai ahli bela diri ternyata Wong Fei Hung merupakan seorang ulama muslim dan ahli pengobatan. Namun jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim sering dikaburkan pemerintah China demi menjaga supremasi kekuasaan komunis di China.

Ia berasal dari keluarga muslim yang taat yang lahir pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong). Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab yaitu Fais. Sedangkan Nama Hung untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi dalam bahasa arab, namanya adalah Fisal Hussein Wong.

Ayahnya bernama Wong Kay-Ying juga merupakan seorang Ulama, tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, dan ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Selain itu juga memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton di ibukota Guandong.
Wong Kay-Ying menguasai ilmu wushu tingkat tinggi dan membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Yang di kemudian hari posisi Macan Kwantung ini diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Sebagai muslim yang taat keluarga Wong sering membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Itulah yang membuat masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong. Banyak pasien dari klinik keluarga Wong berasal dari keluarga miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Keluarga Wong tetap membantu dengan sungguh-sungguh tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Keluarga Wong secara rahasia terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang telah merubuhkan kekuasan Dinasti Yuan. Dinasti Ch’in terkenal sangat korup dan penindas. Dinasti Yuan sendiri dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei Hung mulai belajar ilmu beladiri kepada Luk Ah-Choi yang juga merupakan guru ayahnya. Wong Fei Hung diajarkan dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuatnya sukses membuat jurus baru "Tendangan Tanpa Bayangan" yang terkenal legendaris.

Penemu dari dasar-dasar jurus Hung Gar adalah Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Ia merupakan seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734. Ia terkenal sebagai pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (yang saat ini dikenal sebagai Korea). Pemberontakan pimpinan Ch’in ini hampir berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in. Namun gagal karena pemerintah Ch’in meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang).

Setelah belajar dari Luk Ah-Choi, Wong Fei Hung kemudian berguru kepada ayahnya. Hingga awal usia 20-an ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Ia semakin berkembang lebih maju dan menciptakan jurus-jurus baru yang sangat taktis dan efisien yang dinamakan jurus "Cakar Macan" dan jurus "Sembilan Pukulan Khusus". Selain ahli beladiri dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata.

Sumber referensi:

Tribunnews.com

Temukan informasi sejarah perkembangan islam, sejarah tokoh-tokoh islam, dan beberapa peninggalan sejarah islam di Kota Islam

Tinggalkan Komentar Anda

Back To Top