Kota Islam

Sejarah dan Perkembangan Islam di Kota-Kota Dunia | Sejarah Kerajaan Islam | Sejarah Tokoh-tokoh Penyebar Islam | Sejarah Para Nabi dan Rasul | Sejarah Para Walisongo

Wednesday, February 11, 2015

Kisah Nabi Sulaiman Dengan Semut dan Cacing Buta

Kisah Nabi Sulaiman Dengan Semut dan Cacing Buta
ilustrasi semut (foto:jamiatulqurrawalhuffadz.blogspot.com)
Umat muslim pasti sudah tidak asing dengan nama Nabi Sulaiman. Salah satu Nabi yang mendapat anugerah oleh Allah SWT yang mampu berbicara dan memahami bahasa hewan. Selain itu nabi Sulaiman dikenal sebagai salah satu nabi terkaya.


Banyak dari kisah para nabi yang dapat dijadikan pelajaran, salah satunya adalah kisah nabi Sulaiman dengan semut dan cacing buta. Yuk kita lihat kisahnya dibawah ini.

Seperti dilansir Dream.co.id pada suatu hari Nabi Sulaiman sedang duduk di pinggir danau. beliau kemudian melihat seekor semut membawa sebiji gandum. Nabi Sulaiman-pun terus memperhatikan semut tersebut yang sedang menuju ke tepi danau.

Sesampainya semut tersebut di tepi danau, tiba-tiba muncul seekor katak yang keluar dari dalam air seraya membuka mulutnya. Lalu semut itu masuk ke dalam mulut katak. Kemudian sang katak itu menyelam ke dasar danau dengan membawah semut yang berada dalam mulutnya.

Melihat kejadian tersebut Nabi Sulaiman terus memikirkan peristiwa itu dan menunggu semut tersebut di tepi danau, selang beberapa lama, katak itu keluar dari dalam air dan membuka mulutnya. Lalu semut itu keluar, sementara sebiji gandum yang dibawanya sudah tidak ada lagi bersamanya.

Dari rasa penasaran Nabi Sulaiman pun memanggil semut itu dan menanyakan kepadanya tentang apa yang dilakukan barusan. Sehingga terjadi percakapan antara Nabi dan semut tersebut.

"Wahai semut, apa yang kamu lakukan selama berada di mulut katak?” tanya Nabi Sulaiman heran.

"Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga dan di dalamnya ada seekor cacing buta," jawab semut.

Cacing itu tidak kuasa keluar dari cekungan batu itu untuk mencari penghidupannya. "Dan sesungguhnya Allah telah mempercayakan kepadaku urusan rezekinya," lanjut semut.

Kata si semut, Allah telah menguasakanku membawa rejeki ini, sehingga katak ini membawaku kepadanya. Maka air ini tidaklah membahayakan bagiku.

Nabi Sulaiman lantas bertanya kembali; "Apakah kamu mendengar suara tasbih cacing itu?”

"Ya, cacing itu mengucapkan: Wahai Dzat Yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini dengan rezeki-Mu, janganlah Engkau melupakan hamba-hamba-Mu yang beriman dengan rahmat-Mu."


Demikianlah kisah dari semut dan cacing buta, Subhanallah, Allah telah mengatur rezeki segenap makhluknya, termasuk manusia. Sebagaimana pesan Alquran dalam surat Hud ayat 6; "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya." Semoga bermanfaat.

Temukan informasi sejarah perkembangan islam, sejarah tokoh-tokoh islam, dan beberapa peninggalan sejarah islam di Kota Islam

Tinggalkan Komentar Anda

Back To Top